tesstifin.id – Masih ada yang bertanya-tanya, “𝘈𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘤𝘦𝘯𝘥𝘦𝘳𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘱𝘳𝘪𝘣𝘢𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘪𝘥𝘪𝘬 𝘫𝘢𝘳𝘪? 𝘏𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘯𝘢?!”
Jawabannya, 𝗯𝗶𝘀𝗮 kak. Penelitian tentang sidik jari ini udah lama dan banyak banget, di antaranya:
Penelitian Govard Bidloo (1865), J.C.A Mayer (1788), John E Purkinje (1823), Noel Jaquin (1958): pola guratan sidik jari seseorang itu bersifat 𝗜𝗟𝗠𝗜𝗔𝗛 dengan kode genetik dari 𝗦𝗘𝗟 𝗢𝗧𝗔𝗞 dan potensi kecerdasaan seseorang.
Beryl Hutchinson (1967) dan Baverly C Jaegers (1974): sidik jari𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗺𝗲𝗻𝗰𝗲𝗿𝗺𝗶𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗮𝗿𝗮𝗸𝘁𝗲𝗿𝗶𝘀𝘁𝗶𝗸 dan 𝗮𝘀𝗽𝗲𝗸 𝗽𝘀𝗶𝗸𝗼𝗹𝗼𝗴𝗶𝘀 seseorang.
Al Gaan (praktisi fingerprint): sidik jari berhubungan 𝗘𝗥𝗔𝗧 dengan 𝗦𝗜𝗦𝗧𝗘𝗠-𝗦𝗜𝗦𝗧𝗘𝗠 𝗦𝗬𝗔𝗥𝗔𝗙.
𝘎𝘢𝘮𝘱𝘢𝘯𝘨𝘯𝘺𝘢 𝘨𝘪𝘯𝘪:
𝗦𝗶𝗱𝗶𝗸 𝗷𝗮𝗿𝗶 berhubungan dengan 𝘀𝗶𝘀𝘁𝗲𝗺 𝘀𝗮𝗿𝗮𝗳, dan sistem saraf pusat terhubung dengan bagian 𝗼𝘁𝗮𝗸.
Otak merupakan 𝗽𝘂𝘀𝗮𝘁 𝘀𝗲𝗺𝘂𝗮 𝗮𝗸𝘁𝗶𝗳𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗳𝗶𝘀𝗶𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝘁𝗮𝗹 seseorang. Setiap bagian bagian otak (pre frontal, frontal, occipital, parietal dan temporal) punya 𝗳𝘂𝗻𝗴𝘀𝗶 dan kekuatan (𝗱𝗼𝗺𝗶𝗻𝗮𝗻𝘀𝗶) yang berbeda pula.
Sehingga logis bila pola-pola sidik jari sesorang itu, bisa 𝗺𝗲𝗺𝗮𝗻𝗶𝗳𝗲𝘀𝘁𝗮𝘀𝗶𝗸𝗮𝗻 kerja dari bagian-bagian otak tersebut.
Silakan hubungi kami, untuk informasi mengenai Tes STIFIn dan lokasi tesnya:
Tes STIFIn Indonesia
HP/WhatsApp 0818 0928 0203
atau klik:
https://wa.me/6281809280203
