Melalui Kurikulum Aqil Baligh Ciptakan Lulusan Berkarakter yang Siap Bersaing di Dunia Kerja

Perkembangan di era modern 4.0 saat ini membuka wawasan yang semakin luas terkait pendidikan yang tak hanya berfokus pada tekstual saja.

Tanpa mengesampingkan pendidikan akademik, mendukung anak untuk mendalami minat dan potensinya menjadi salah satu metode optimalisasi sistem belajar anak.

 

Mengenali minat dan potensi anak sejak dini akan mempermudah orangtua untuk memilih metode belajar yang cocok dan disukai anak.

Di sisi lain ada masalah pada generasi saat ini.

Psikolog Adriano Rusfi mengatakan, banyak anak yang sudah dewasa dari sisi fisik tapi belum menjadi dewasa dari sisi cara berfikir dan menyelesaikan masalah kehidupan.

Melihat potensi sekaligus ingin mengatasi masalah inilah, Juni Handoko bersama Ratih Wulandari membuat terobosan baru dalam pendidikan yakni meyelenggarakan Kurikulum Aqil Baligh di Flexi School.

Keduanya menggunakan metode Agile Education yaitu pembelajaran adaptif dengan cara tangkas dan cekatan dalam prosesnya.

Pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga Sekolah Menengah Atas ini menggunakan metode pembelajaran yang fleksibel dan menyesuaikan kebutuhan masing-masing siswa.

Dengan format non formal atau kesetaraan paket A, B dan C memudahkan siswa dalam merancang program dan project yang akan di tekuninya.

“Siswa kelas 9 di tempat kami ada yang sedang menjalankan project trading saham, fotografi, belajar tulisan Kanji Jepang, bahkan mengambil sertifikasi ethical hacker berstandar internasional.

Termasuk jika siswa ingin mengambil project dalam menghafal Al-Quran dan belajar Bahasa arab dalam target sekolahnya,” kata Juni Handoko dalam keterangannya, Kamis (30/12/2021).

Dikatakannya, kurikulum Aqil Baligh ini adalah bagaimana kami bisa mengantarkan para siswa menjadi dewasa cerdas dan spiritual serta berakhir sukses menuju impiannya.

“Untuk itu, kami memberikan ‘ruang belajar’ luas sebagai bekal untuk mempersiapkan anak menjadi dewasa.

Harapannya anak mampu memikul tanggung jawab dan mengambil peran dalam rangka tujuan penciptaan manusia, yakni menjadi khalifah di bumi dan beribadah kepada Allah,” kata Juni.

Juni menjelaskan, dalam Kurikulum Aqil Baligh, kompetensi cerdas adalah di mana para siswa bisa memiliki logika berpikir yang baik, memiliki kemampuan problem solving yang andal serta punya keahlian khusus yang mampu dikembangkan untuk menunjang cita-cita dan tujuan hidupnya.

“Leadership adalah kemampuan untuk memimpin diri sendiri dan bagaimana melayani yang lainnya,” ucapnya.

Kompetensi ketiga yang tak kalah penting adalah membangun sisi spiritual siswa. ‘

Menurut Juni, siswa yang punya sisi spiritual baik akan mudah dalam menyongsong masa depan mereka.

Untuk itu, penguatan aqidah, akhlak serta ibadah ditekankan dalam kompetensi ini.

“Jadi spiritual dengan pemahaman yang kuat, bukan hanya menghafal,” katanya.

Untuk bisa membantu siswa menentukan potensi mereka, Flexi School terlebih dahulu akan melakukan tes STIFIn.

Hasil tes untuk mengetahui mesin kecerdasan masing-masing siswa sehingga dapat memetakan potensi dalam rangka strategi pembelajaran yang optimal. Sehingga Fasilitator kelas akan lebih mudah mengelola kelas dari hasil test STIFIn tersebut.

Untuk siswa di level Sekolah Dasar, pihak Flexi School akan banyak melakukan pendampingan dan mentoring pembelajaran dengan sistem belajar yang menyenangkan.

Sedangkan level SMP dan SMA akan banyak mentoring dan coaching terkait fase menuju kompetensi utama Kurikulum Aqil Baligh tersebut. Mereka juga akan banyak melakukan project.

“Di level SMP dan SMA ini siswa mengikuti pembelajaran di sekolah 3 hari dalam satu minggu bersama para fasilitator atau guru. Di luar hari sekolah siswa memiliki kesempatan untuk explore potensi dalam bentuk project yang menyenangkan bersama orang tua masing-masing.

Tujuan lain nya adalah untuk membangun bonding,” ungkap Ratih Wulandari.

Terkait kurikulum, telah berkonsultasi dengan tim konsultan ahli yang concern pada perkembangan anak, sehingga sekolah mampu menurunkan kurikulum tersebut dalam bentuk program dan aktifitas, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi hasil belajar. (*)

sumber : msn.com

 

Beri Pendampingan untuk Tumbuh Anak, Amanah Education Gelar Flash Program

Amanah education menginisiasi flash program, sebuah kegiatan pendampingan bagi tumbuh kembang anak, sekaligus mengenal potensi dan bakat berbasis STIFin.Program ini direncanakan akan berlangsung sekitar 3 bulan, dimulai 8 Januari hingga Maret 2022.

 
Pemilik Amanah Daycare, Yuni Hutasuhut, Selasa (28/12/2021) menyebutkan Amanah Education yang merupakan inovasi dari Amanah Daycare yang hadir menangkap peluang dari kebutuhan pasar.
 
Sehingga anak-anak bisa tumbuh dan berkembang serta memiliki visi dan konsep diri yang jelas. Tidak sekedar melewati masa remajanya tanpa mengetahui potensi diri dan proses membangun visi masa depan sesuai potensi genetiknya.
 
Dalam menyelenggarakan flash program ini lanjut Yuni, pihaknya didukung STIFin Medan sebagai pusat koordinasi tingkat cabang untuk perkembangan STIFin di daerah.
 
Kegiatan ini lanjutnya, menyasar anak-anak remaja usia minimal 13 hingga 17 tahun. 
 
“Disini, kami akan siap menjadi, sahabat rasa, sahabat menyusun visi dan value diri masa depan dan mengawal pengembangan potensi genetik,” ujarnya.
 
“Nantinya, dari sini kita akan membentuk sebuah komunitas remaja unggul di mana remaja, ini kita akan mentoring. Kita akan coaching, akan dampingin. Kita akan mencoba mengcreat sebuah project untuk memberikan kesempatan mereka, siap produktif, sehingga tantangan masa depan lebih besar nantinya, remaja peserta Flash siap menghadapi.” sambungnya.
 
Dalam program bacth 1 ini lanjutnya, akan melibatkan 5 orang Trainer dan solver yang ada di Medan di sekitarnya. Masing-masing, Yuni Hutasuhut, Herdian Solver Ferry, Solver Sandi, Ustad Junaedi.
 
“Kita juga akan didampingi oleh fasilitatir yaitu beberapa promotor yang memang ditunjuk dan dipandang mampu untuk mendukung proses administrasi, proses komunikasi serta proses koordinasi pada para peserta nantinya,” ujarnya.
 
Untuk mengikuti program ini sebut Yuni, selain berbayar juga harus memenuhi sejumlah persyaratan. Seperti muslim/muslimah, memiliki nilai raport sekolah rata-rata 7, berkomitmen mengikuti program hingga selesai, sudah vaksin dan mematuhi protokol kesehatan.

Seminar Parenting SIT Andalusia : Kenali Potensi Anak Lewat STIFIn

tes stifin indonesia mengenal potensi diri 1 - Seminar Parenting SIT Andalusia : Kenali Potensi Anak Lewat STIFIn

tesstifin.id – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Andalusia gelar Seminar Parenting STIFIn, via daring menggunakan aplikasi Zoom, Minggu, 3 Oktober 2021. Seminar yang diikuti guru dan orang tua SDIT dan TKIT Andalusia itu, mengenali potensi dan keunikan anak sejak dini.

Direktur Yayasan Andalusia, HA Rahman Saleh, SE, saat membuka Parenting Stifin, mengatakan, seminar ini untuk mengenali keunikan, kepribadian dan potensi yang dimilik anak.

Saat ini, kata Ustaz Alif, banyak orang tua selalu ingin mengopi karakternya ke anak, sehingga banyak anak tak percaya diri di usia dewasa. Mereka tidak bekali pontensi mereka, seperti elang dipelihara ayam.

Ia menceritakan, prilaku anak saat SD dan TK baik-baik saja, tapi ketika SMP dan SMA makin sulit diatur. Bagi Ustaz Alif, Panreting yang tak tepat, menjadi bom waktu bagi anak.

“Jangan sampai anak-anak kita lebih tertarik dan sayang lingkungannya, lebih sayang gawai, lebih suka curhat sahabatnya, daripada orang tuanya,” katanya.

Jika ini terjadi, maka ada yang salah, mungkin orang tua gagal mengenali potensi dan keunikan anaknya. Tidak mungkin anak sukses jika hanya mengandalkan guru di sekolah.

“Maka kenali sifat dan potensi anak sedini mungkin melalui mesin kecerdasan agar mendidik dan perlakukan sesuasi potensinya,” katanya.

Lima mesin kecerdasan yang dimiliki anak harus diperhatikan orang tua dan guru. Kelima mesin kecerdasan itu, yakni sensing, thingking, intuiting, feeling, dan insting.

Sensing Introvert
Berikut kelebihan mesin kecerdasan anak, sensing introvert memiliki kemampuan mengingat lebih kuat. Berbasis panca inderanya, bekerja keras, bekerja efisien, disiplin, serta hemat membantu lebih memilih mengeluarkan tenaganya ketimbang uangnya.

Tipe sensing introvert memiliki kecenderungan mengumpulkan uang mencapai tujuannya dengan mengandalkan kerja kerasanya.

Sensing Ekstrovert
Sensing ekstrovert memiliki kepribadian yang lebih dermawan dan cenderung lebih boros, santai dan suka bersenang-senang dan suka pamer. Stamina yang kuat membuatnya mampu melakukan sebuah aktivitas yang memiliki durasi yang cukup lama.

Menyukai sebuah hadiah dalam bentuk yang nyata dan terlihat
menjadikannya sumber motivasi yang kuat untuk meraih sesuatu yang diinginkan.

Thinking Introvert
Thinking introvert memiliki kepribadian mandiri, fokus pada pekerjaan, jika menekuni sesuatu, maka dia akan fokus sampai mencapai taraf ahli, dan selalu ingin tuntas dalam mengerjakan suatu pekerjaan.Pada kekuatan utamanya memiliki kemampuan menganalisa secara mendalam suatu persoalan dengan sangat baik.

Thinking Ekstrovert
Thinking ekstrovert memiliki kepribadian seperti yang mengutamakan
logika, sifatnya yang adil, melihat sesuatu persoalan secara objektif.

Tipe ini juga senang dan dalam berargumentasi pada hal-hal yang disukainya. Suka tantangan membuatnya selalu ingin belajar dan berkompetisi menjadi sang pemenang.

Intuiting Introvert
Intuiting introvert yang mengutamakan sebuah kualitas daripada kuantitas, selalu mencari kesempurnaan dalam segala aspek. Selalu menjadi terdepan dalam melakukan sebuah inovasi. Perjuangkan keinginannya terhadap mimpinya yang selalu dipandang optimis bahwa ia akan mencapainya.

Intuiting Ekstrovert
Intuiting ekstrovert memiliki kepribadian yang humoris, memiliki ide dan gagasan yang besar, serta berani menjadi pribadi yang menginspirasi bagi lingkungannya.

Suka dengan hal-hal yang baru dan cenderung tidak ingin diatur oleh orang lain, membuatnya cocok menjadi seorang pengusaha besar.

Feeling Introvert
Feeling introvert memiliki kepribadian emosial yang sangat kuat, mampu bersimpati dan empati pada orang lain. Suka mencari sosok idola sebagai panutan dalam hidupnya.

Jiwa leadership adalah kata yang melekat pada kepribadian, sangat cocok menjadi pemimpin yang disayangi oleh bawahannya.

Feeling Ekstrovert
Feeling ekstrovert memiliki kemampuan yang baik dalam bersosialisasi dengan lingkungannya. Orang di sekitarnya senang ketika berada di sampingnya.

Suka santai dan meniliki sebuah toleransi yang tinggi mampu membuatnya menjadi orang yang penyabar. Memiliki kemampuan sebagai King Maker mampu menjadikan seseorang menjadi sosok yang hebat dan berhasil.

Insting
Kecerdasaan insting yang tidak memiliki kemudi introvert dan ekstrovert. Ia tidak menyukai konflik, selalu tulus dan rela berkorban untuk orang lain.

Jalan pikirnya simple dan sederhana serta akomodatif. Serba bisa tapi pada saat yang sama juga serba tanggung porsi otaknya yang seimbang poada setiap bagiannya.

Tidak suka yang rumit, membuatnya ingin selalu serba cepat. Hal yang diingkan hanya bentuk kebahagian pada dirinya dan orang lain. (*)

Sumber : https://tuturkata.com/

 

 

 

error: Fokus Satu Hebat