Cetak Biru Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

tesstifin.id – Perkembangan manusia dari tahun ke tahun semenjak mereka lahir memang tumbuh begitu menga-gumkan. Ada banyak aspek yang menarik dalam perkembangan mereka. Pembesaran tulang, perubahan perilaku, pertambahan ilmu, dan perubahan gaya yang begitu menggemaskan memiliki daya tarik yang luar biasa. Tatapan matanya yang terang benderang, pipi gembulnya yang menggemaskan, pancaran aura lembutnya yang menenangkan hati. Seorang ayah yang baru pulang bekerja langsung terasa hilang lelahnya begitu disambut oleh anak-anak kesayangannya.

Dari banyak aspek yang berubah pada perkembangan anak, saya akan fokuskan kepada kronologis perkembangan kecerdasan mereka. Perkembangan aspek-aspek yang lain tidak saya bahas. Aliran konsep perkembangan yang saya anut adalah menggunakan siklus sembilan tahunan. Periode sembilan tahun pertama adalah periode anak-anak. Periode sembilan tahun kedua adalah periode remaja. Periode sembilan tahun ketiga adalah periode pemuda. Periode sembilan tahun keempat adalah periode dewasa awal. Periode sembilan tahun kelima adalah periode dewasa. Periode sembilan tahun keenam adalah periode dewasa akhir. Periode sembilan tahun ketujuh adalah periode keemasan. Periode berikutnya adalah periode usia lanjut.

Tahun 1

Pada tahun pertama ini yang berkembang pada bayi adalah pada otak kiri bagian dalam. Pengetahuan tentang nama-nama adalah hal yang paling penting pada tahun pertama ini. Perbanyaklah berbicara dengannya karena otaknya sedang haus dengan vocabulary baru. Jika pada tahun pertama ini bayi tidak sering diajak bicara justru memperlambat pertumbuhan otak kiri dalamnya. Jangan khawatir Anda dianggap orang gila karena berbicara dengan bayi yang masih baru keluar dari perut ibunya.

Tahun 2

Pada tahun kedua ini pertumbuhan bayi berganti program. Pada umur dua tahun bayi mulai belajar tentang perasaan dan kasih sayang. Pada tahun ini berilah limpahan kasih sayang yang cukup karena limbik kanan bagian luar sedang tumbuh membesar. Bentakan dan kekasaran pada umur ini akan membekas dan melukai hatinya. Perbanyaklah ia berinteraksi dengan orang lain, terutama yang sebaya dengannya. Kemampuan komunikasi non verbal pada umur dua tahun ini begitu penting untuk pembesaran otaknya.

Tahun 3

Pada tahun ketiga anak sudah mulai lincah dan berlari kesana kemari. Pada umur tiga tahun kecerdasan motorik kasarnya sedang meningkat. Perkembangan otak pada umur ini ditekankan pada limbik kiri bagian dalam. Dalam pergaulan sosialnya ia seperti ingin memiliki semuanya. Keakuannya begitu tinggi dan kepemilikannya tidak boleh diganggu, serta milik anak-anak tetangga pun kalau perlu direbutnya. Atau paling tidak ia merengek-rengek minta dibelikan mainan seperti itu. Pola makannya mulai lahap karena percepatan pembesaran fisik paling drastis terjadi pada umur tiga tahun ini. Umur ini sebenarnya saat yang tepat untuk memulainya memisahkan dari kamar orang-tuanya karena kecerdasan kemandirian mulai tumbuh pada umur ini. Oleh karena itu jangan ditakuttakuti dengan hal-hal yang membuat ia menjadi tidak mau berpisah kamar dengan orang tuanya. Bermain-main gerakan yang melatih motorik kasarnya seperti memanjat, keseimbangan ayunan, mengayuh sepeda dengan roda empat sangat diperlukan oleh anak umur tiga tahun.

Tahun 4

Pada tahun keempat ini perkembangan anak masih berada di sekitar limbik kirinya namun sekarang berpindah ke bagian luarnya. Kecerdasan motorik halusnya mulai berkembang pada umur ini. Daya ingatnya semakin lengkap pada umur ini. Rangsangan seperti cerita pengantar tidur, mendengarkan lagu anak-anak, pengenalan huruf dan angka, keterampilan menjahit, keterampilan melipat, bermain puzzle, dan belajar mewarnai sangat diperlukan untuk anak umur empat tahun. Mereka juga sangat suka dibawa ke lapangan dengan areal bermain yang lebih lapang. Melakukan permainan gerakan yang lebih maju sudah sangat diperlukan seperti: bersepeda roda dua, senam berirama, berlatih bela diri, bermain sepak bola, dan mulai belajar renang. Pada umur empat tahun ini anak-anak mulai mengerti tentang kesenangan, mengenal selera masakan, dan memiliki kesadaran bermanja-manja dan memerlukan perlindungan. Juga pada umur ini sifat kedermawanan mulai muncul.

Tahun 5

Pada tahun kelima ini perkembangan bertumpu kepada perasaan dalamnya. Perkembangan isi kepala terjadi pada limbik kanan bagian dalam. Mereka mulai memiliki rasa tanggung jawab, belajar dewasa, meningkatkan kefahaman dalam komunikasi, dan kepandaian merangkai kata-kata dalam komunikasi. Pada umur ini anak-anak sudah berani mengungkapkan isi hatinya. Kepekaan perasaan mulai tinggi. Belaian dan perhatian adalah keperluan utama sehari-hari yang mereka harapkan. Ia ingin disanjung, dipuji, dan dilibatkan. Pergaulannya dengan sebayanya ditandai dengan keinginan untuk memimpin. Intensitas pergaulannya semakin sering. Sudah sangat mengerti artinya kehilangan, ditinggalkan, dan dikucilkan. Sudah tahu rasanya sakit hati. Sudah pandai berbicara suka dan tidak suka padat teman sebayanya. Bahkan sifat-sifat bossy sudah mulai muncul karena ingin diakui sebagai orang yang baik dan layak dipuji.

Tahun 6

Pada tahun keenam ini mulai bertumbuhkembangnya kreativitas. Mereka sudah mampu menjadi detektif cilik, untuk menyambungkan informasi yang terputus. Sudah mampu mencari siapa dalang dari keusilan teman sebayanya. Mereka mulai mengungkapkan khayalan dan cita-citanya. Pikirannya sudah mulai bisa meneropong ke masa depan. Otak kanan bagian luarnya berkembang cepat pada tahun ini. Gaya atraktifnya dalam berkomunikasi sudah mulai kelihatan, seperti memainkan bahasa tubuh. Meskipun masih terkesan sebagai anak mami, tetapi kepercayaan dirinya sudah mulai tumbuh. Perasaan minder berkurang, terutama jika kreativitasnya berkembang. Cara melukisnyapun sudah mulai muncul unsur seni, tidak lagi sekedar mewarnai dan membentuk, sudah ada improvisasinya. Mereka sudah berani dan yakin dalam mengemukakan pendapatnya. Perasaan ingin bebas dan memiliki privasi sudah tampak pada umur ini.

Tahun 7

Pada tahun ketujuh ini merupakan tahun mencari identitas awal. Mereka sudah mulai bangga dengan namanya. Kesehariannya seperti mencoba mencari kesempurnaan. Sudah mulai mahir dalam memasarkan idenya. Kemauan pantang mundur sudah mulai ada. Keinginan untuk mendominasi teman-temannya muncul bersamaan dengan perannya yang ingin seperti pahlawan. Walaupun begitu mereka sudah bisa menerima alternatif yang lain. Justru keyakinannya yang tinggi membuat mereka berani menerima tantangan dan persaingan. Tantangan baginya adalah makanan untuk membesarkan otak kanan bagian dalamnya. Interaksi dengan teman sebayanya ditandai dengan ikatan kemitraan. Ada solidaritas kelompok. Berani menetapkan misi tertentu bersama teman-temannya. Tingkat keusilannya mulai tinggi. Keusilan dianggap sebagai penyaluran kreativitasnya. Keleluasaan dan kebebasan ingin didapatkan dari lingkungannya untuk mulai menyalurkan ekspresi dirinya.

Tahun 8

Pada tahun kedelapan ini otak kiri bagian luarnya berkembang dengan pesat. Pelajaran matematika sudah boleh dijejali kepada mereka. Perhatiannya terhadap sekitarnya sudah mulai meluas. Mereka sudah menunjukkan keinginan berkuasa dan mengendalikan keadaan. Mereka sudah pandai menetapkan prioritas, sudah mahir membuat langkah-langkah sistematis, dan sudah muncul ketrampilan mengorganisasikan dirinya dan teman-temannya. Jika mereka bermain sepakbola mereka sudah pandai mengatur strategi. Bahkan jika menonton bola bersama bapaknya di televisi, mereka sudah bisa menganalisa permainan dalam skala yang sederhana. Pelajaran komputer sudah sangat berguna bagi mereka. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada orangtua ataupun gurunya sudah sangat kritis. Mereka sudah memiliki kemandirian untuk mengelola segala sesuatu yang berkaitan dengan keperluan dirinya.

Tahun 9

Pada tahun kesembilan ini merupakan fase akhir dari siklus pertama perkembangan anak. Pada umur sembilan tahun ini perkembangan kecerdasan berada di otak tengah dan otak bawah. Ditandai dengan kefahamannya tentang ketuhanan, ibadah, dan pengorbanan. Mereka seolaholah melengkapi apa yang belum cukup pada delapan tahun sebelumnya. Kejujuran seolah menjadi tuntutan dirinya untuk membuatnya lebih dewasa dan bertanggung jawab. Mereka sudah memiliki kepekaan untuk menolong orang yang susah. Membantu ibunya di dapur, atau bahkan sudah sanggup bekerja membantu ayahnya menjalankan tugas-tugas yang sederhana. Reaksi marah sudah berani mereka tunjukkan terangterangan. Mereka seolah-olah ingin mengatakan bahwa mereka anak kecil yang sudah sempurna, segala sesuatunya sudah lengkap dan siap melakukan keterampilan jenis apapun.

Sumber : stifin.com

Kenali Minat Bakat Sejak Dini

tesstifin.id – Bakat adalah suatu anugerah yang telah Allah ciptakan yang ada di dalam diri manusia dan itu ada sejak kita dilahirkan di dunia. Terkadang manusia nggak sadar dengan keberadaan bakatnya. Ketika diingatkan orang lain baru sadar dengan potensinya.

Bakat bisa Anda temukan bila Anda mempelajarinya sejak dini. Karena dalam mencari bakat juga perlu pengetahuan. Kita butuh petunjuk untuk bisa mengakses bakat itu. Karena keberadaannya yang nggak mudah diketahui, terkadang kita perlu bantuan psikolog dengan berbagai macam tesnya. Ada yang MBTI dan DISC. Namun untuk bisa mengetahui hasil dengan menggunakan cara MBTI dan DISC Anda perlu pikiran yang fresh, karena dalam mengisinya Anda perlu analisa untuk bisa mengetahui hasilnya. Lalu adakah solusi tanpa tes tertulis (psikometri)? Ada. Silakan simak sampai akhir ya!   

Masa Kecil adalah Pintu Gerbangnya

Coba Anda ingat ingat masa kecil Anda. Anda cenderung melakukan apa? Misal Anda yang dari kecil sukanya menggambar, kemungkinan besar itu bisa jadi adalah bakat Anda yang terpendam. Dan akan berpotensi menjadi bakat yang akan bisa menghidupi Diri menjadi sejahtera. Dan mungkin ke depannya Anda bisa menjadi seorang pelukis, desainer, atau art director. Intinya masih berhubungan dengan desain.

Saya pernah menulis status di facebook, bahwa “Bakat adalah sarana Allah untuk kita agar kita bertahan hidup”. Jadi bakat itu adalah hal yang bisa Anda jual. Jual di sini tentunya positif. Dengan Anda menemukan bakat Anda. Anda akan lebih terlihat mahir dan profesional. Karena Anda menjalani profesi itu dengan perasaan senang dan enjoy. Itulah yang disebut dengan Passion.

Sadari masa kecil Anda. Karena Masa Lalu itu bisa menentukan masa depan. Boleh Saya cerita sedikit tentang Diri Saya? Jadi ketika Saya masih kecil itu Saya hobinya ngulik saja. Apa pun yang menjadi hal yang menarik pasti Saya ulik. Tapi Saya juga suka jualan. Bahkan saat SD pun Saya bisa menghasilkan uang dengan menjual gambar naruto. Hehe. Cukup untuk jajan satu bulan saat itu pemasukannya.

Namun, Saya lebih sering mengulik di komputer. Maka dari itu orang lain mengenal Saya bahwa Saya adalah Ahli IT. Padahal Saya hanya melakukan banyak kesalahan saat menggunakan komputer. Nah, kesalahan itulah yang bisa membantu banyak orang ketika komputernya bermasalah.

Ketika umur 18 tahun Saya berinisiatif untuk tes bakat Saya, namanya Tes STIFIn (biometri, tes tanpa mengisi soal yang rumit). Dimana yang dites itu adalah 10 sidik jari kita. Setelah menunggu beberapa menit kita akan tahu bakat kita sebenarnya. Meskipun pada akhirnya kita akan tahu bakat kita. Kita nggak langsung menerima kenyataan itu. Ini seriusan lho. Ini terjadi dan Saya alami sendiri.

Awalnya Saya percaya bahwa Saya adalah Feeling Extrovert. Namun setelah Saya tes STIFIn, ternyata Saya adalah Thinking Introvert. Sangat bertolak belakang dengan sikap Saya saat itu. Karena orang Thinking itu dingin, tapi Saya kebalikannya. Saya juga bukan orang yang pemalu dan pendiam (introvert). Setelah tahu penjelasan Introvert dan Extrovertnya Saya menjadi paham.

Jadi yang dimaksudkan Introvert dan Extrovert itu adalah Drive atau Kendali. Nah, orang introvert itu paling nggak mudah kalau dipengaruhi dari luar. Apalagi kalau bertentangan dengan prinsip hidupnya. Berbeda dengan extrovert, dia butuh masukan dari luar baru bisa mengabil keputusan.

Setelah tahu bakat Saya. Saya segera memutuskan mengikuti apa yang disarankan. Alhasil. Setelah 2 tahun Saya mengikuti saran tersebut. Terjadi perubahan yang signifikan. Artinya nggak stuck dan diam di tempat.

Ini juga terjadi ketika Kaka Saya tes STIFIn. Dia juga mengira hasilnya Thinking Introvert karena dia sering sekali menganalisa sebuah kejadian. Juga banyak mikir dalam menjalankan sebuah rencana. Namun data nggak bia bohong. Dia dinyatakan sebagai Feeling Extrovert. Saya dengan kaka Saya saling terbalik menilai. Hehe. Namun Saya sangat bersyukur. Karena pada akhirnya Kaka Saya menjadi Coach sekaligus Mentor Saya.

Kami semua sebenarnya sudah menjalani peran seperti ini sejak lama. Namun kami nggak menyadarinya. Saya sering mendapatkan pencerahan dari kaka Saya, juga mendapatkan peningkatan produktivitas setelah di coaching. Namun STIFIn berhasil membuat lebih yakin dengan apa yang kami lakukan. Kami semakin menikmati hidup. Karena hidup kita dengan PASSION. Kalau kata Kek Jamil Azzaini. Passion itu adalah penggerak kehidupan. Passion hadir memberikan semangat dan gairah dalam hidup. Karena apa yang dijalani itu sesuai dengan misi hidup.

Manfaat Tes STIFIn tesstifin.id  - Kenali Minat Bakat Sejak Dini

Apa STIFIn itu?

Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Insting. Itu lah kepanjangan dari STIFIn. STIFIn adalah sebuah metode baru dalam mengetahui atau mendeteksi suatu bakat seseorang. Ternyata menurut riset yang dilakukan Pak Farid Poniman (Founder STIFIn) Bagian OTAK memiliki kinerja tertentu. Misal Limbik Kanan, alias Sensing. Ternyata sensing ini kemistrinya adalah HARTA. Dia akan sangat termotivasi bila berhubungan dengan UANG. Hehe. Makanya Sensing ini sangatlah lihai dalam jualan. Siapa contohnya? Ya, Kang Dewa Eka Prayoga.

Ada pun bagian bagian lainnya. Neokorteks Kiri atau Thinking lebih cenderung teknis dan logis makanya thinking itu cocok sekali berhubungan dengan hal hal yang teknis. Contohnya Seperti Programming atau Teknisi Komputer. Hehe. Kemistri Thinking adalah TAHTA.

Bagian Neokorteks Kanan atau Intuiting. Otak ini otak yang berhubungan dengan Imajanasi. Makanya orang Intuiting itu banyak menghayal dan memiliki pandangan jauh terhadap apa yang sedang terjadi saat ini. Kemistri Intuiting adalah KATA.

Bagian Limbik Kanan atau Feeling. Feeling berlawannya dengan Thinking. Feeling nggak suka banget dengan hal hal yang teknis. Karena orang Feeling orientasinya kepada Manusia alias hubungan. Makanya orang Feeling sangatlah mudah membuat orang lain nyaman. Apa lagi thinking, akan mudah sekali Ia buat nyaman. Hehe. Kemistri Feeling adalah CINTA.

Bagian yang terakhir adalah Insting atau Otak bagian bawah. Insting ini memiliki 4 potensi yang ada di dalam STIF (Sensing, Thinking, Intuiting, dan Feeling) Makanya dia sering disebut sebagai Seorang Pendamai. Karena kemistrinya adalah BAHAGIA. Dia selalu mencari kedamaian dalam konflik sekalipun. Dia akan selalu menjadi penengah dalam setiap mereka yang bersiteru.

Mungkin Anda penasaran dengan STIFIn Anda. Kami biasa menyebutnya dengan MK atau Mesin Kecerdasan. Nanti bila ada teman Anda membicarakan STIFIn lalu menyebutkan MK I itu artinya Mesin Kecerdasannya Intuiting.

P44 STIFIn 9 PERSONALITI GENETIK 1024x576 - Kenali Minat Bakat Sejak Dini

Tahapan Sukses Mulia ala STIFIn

Sukses Mulia siapa sih yang nggak mau? Kek Jamil Azzaini memberikan arahan kepada mereka yang sudah mengetahui STIFIn-nya. Ya, dilihat dari aspek 4TA. Apa itu 4TA?

Pertama, HarTA.

Kedua, TahTA.

Ketiga, KaTA.

Keempat, CinTA.

Bila dari ke 4TA ini kita melihat grafiknya naik. Maka artinya kita sudah memaksimal Mesin Kecerdasan kita. Karena menurut Kek Jamil. Orang yang memaksimalkan Mesin Kecerdasannya maka 4TA-nya naik. Dan itu terjadi dalam hidup Saya. Alhamdulillah.

Jadi penting kah Mengenali Bakat dari Sekarang?

Setelah Anda tahu betapa pentingnya sebuah bakat dalam kehidupan. Karena di dalam bakat ada passion dan kita tahu bahwa passion itu adalah penggerak kehidupan. Karena menjalani profesi dengan passion itu akan lebih menyenangkan, lebih produktif, karena menjalaninya dengan sepenuh hati. Anda nggak mudah untuk capek jauh dari kata kata mengeluh.

Apakah Anda saat ini kurang bersemangat menjalani profesi atau aktivitas sehari hari? Mungkin Anda kurang mengetahui apa bakat Anda. Maka dari itu sangatlah PENTING dalam mengetahui bakat dari sekarang. Agar apa yang Anda jalani lebih bermakna.

Jadi penting sekali untuk bisa mengenali bakat dari sekarang. Apa lagi Anda yang masih muda seperti Saya. Hehe. Penting sekali. Agar nanti nggak merasa kehampaan hidup dalam menjalani profesi. Karena kalau Anda nggak menyadarinya dari sekarang. Anda bisa merasakan kerugian materi, waktu, energi, dan peluang.

Ada beberapa orang yang menyesali “kenapa nggak dari dulu tesnya?”. Menyesal itu wajar, karena Anda sudah banyak berkorban untuk hal yang nggak ada sukai. Hmm. Tapi nggak ada kata terlambat dalam meningkatkan kualitas diri. Justru dengan sadarnya Anda bahwa mengenali bakat dari sekarang itu sangatlah penting.

Nggak Serumit yang Anda bayangkan

Mungkin Anda yang pernah tes Psikotes atau MBTI. Kita berpikir memilih gambar mana yang cocok dengan gambar ini, misalnya begitu. Dalam tes tertulis seperti itu sangat dipengaruhi oleh psikologis seseorang dalam menjalani tes. Atau bahasa akademisnya Psikometri. Dan itu bisa memengaruhi hasil juga lho. Kalau Anda sudah menjalani tes MBTI atau DISC itu juga baik. Karena itu juga akan mendukung dengan apa yang Anda akan rencanakan di masa depan.

Dalam tes STIFIn, nggak membutuhkan tes tertulis. Yang ada hanyalah 10 jari tangan kita di scan menggunakan fingerprint lalu tinggal tunggu beberapa menit. Hasilnya bisa terlihat. Inilah yang Saya maksudkan nggak harus mengisi soal dulu, baru kita tahu. Cukuplah jari jari kita discan menggunakan fingerprint. Tinggal tunggu beberapa menit, muncullah hasilnya.

P44 STIFIN JALAN KEMBALI 201202 1024x576 - Kenali Minat Bakat Sejak Dini

Apa Langkah Selanjutnya?

Setelah Anda tahu bahwa bakat juga bisa menemukan passion Anda. Maka sebaiknya Anda mencari buku tentang tes psikologi. Ini bermanfaat untuk bisa menambah pengetahuan tentang bakat dan potensi Diri Anda. Atau Anda membaca buku tentang bakat dan kepribadian. Atau bisa langsung tes STIFIn, karena dengan tes STIFIn juga dijelaskan apa bakat Anda. Hubungi 081809280203

Sumber : stifin.com

Mengapa Thinking Menaklukan Intuiting ?

tesstifin.id – Dalam konsep STIFIn, tipe Thinking menaklukan Intuiting. Bagaimana sih maksudnya? 

Jadi, Thinking yang kalau diskusi harus logis, sesuai data dan fakta sering merasa gregetan ke Intuiting yang penuh imajinasi.

Khayalannya tentang masa depan kadang membuatnya nggak mengeksekusi rencananya. Makanya Thinking yang cerdas mengatur cocok sekali menjadi mentor dalam mewujudkan impian-impiannya Intuiting.

Maka, kalau Intuiting maka mencari mentor dalam suatu hal yang paling baik adalah memilih mentor dengan personalitas Thinking.

Konsep STIFIn 1 768x399 - Mengapa Thinking Menaklukan Intuiting ?
error: Fokus Satu Hebat