TESSTIFIN.id – Inspirasi Konsep STIFIn, bersama Solver Hari Sanusi, STIFInMan
Hubungan Segilima - STIFInMan
@stifinid HUBUNGAN SEGILIMA STIFIN solver hari sanusi #promotorstifin #tesstifin #stifinbogor #stifindepok #stifinbekasi #stifintangsel #stifinjakarta #stifin #stifinman ♬ original sound - Test STIFIn Official ID
Konsep Hubungan Segilima STIFIn menggambarkan pola interaksi antar lima mesin kecerdasan dalam teori STIFIn. Mesin kecerdasan ini membentuk mata rantai segilima, mengikuti jari-jari tangan kanan, bukan berdasarkan urutan akronim STIFIn, tetapi dengan pola STInIF.
Ada dua jenis hubungan dalam segilima STIFIn:
Hubungan Saling Mendukung – Setiap tipe kecerdasan mendukung tipe berikutnya dalam rantai:
S (Sensing) mendukung T (Thinking) yang sistematis.
T mendukung In (Insting) yang mengalir.
In mendukung I (Intuiting) yang banyak ide.
I mendukung F (Feeling) yang visioner.
F mendukung S yang tahan banting.
Hubungan Saling Menaklukkan – Pola ini melompati satu mesin kecerdasan:
S mengalahkan In.
In mengalahkan F.
F mengalahkan T.
T mengalahkan I.
I mengalahkan S.
Konsep ini digunakan untuk memahami hubungan sosial, termasuk dalam pasangan hidup, tim kerja, dan kepemimpinan. Misalnya, dalam hubungan pernikahan, tipe S mendukung tipe T, sehingga hubungan ini dianggap ideal. Sebaliknya, jika tipe F menjadi pasangan tipe T, maka hubungan bisa menjadi kurang harmonis karena tipe F menaklukkan tipe T.
Menarik, bukan? Konsep ini bisa membantu memahami interaksi dengan orang lain dan membangun hubungan yang lebih efektif!
